Many things happen this year, i dont have to mention it one by one, but over all this year is totally a bless for me. Tomorrow, a year ago finally i have another passion, to write and creating a fiction series, but unfortunately still have no guts to show it up to other people hahah...but i'm on a position i dont care bout other people said bout my works hahah..
Personally, i have made a lot of progress this year, i'm more open, less sensitive hahaha, more confident, lil naughtier, less selfish, and doing a lot of new stuff, blogging is one of them. As i said in the first post, i never had a blog lasting more than 5 post, i usually losing passion after that, BUT NOW i just like to expressing myself, dont care bout anything else and it makes me survive in this world of blog.
All i wish for 2008 is that i can be a better man, better son, better friends, better in everything...Happy New Year everyone
Senin, Desember 31, 2007
Goodbye 2007
Diposting oleh Boris di 08.34 2 komentar
Jumat, Desember 28, 2007
I'm Confuse
It's only 2 months left before i got a thesis examination. And if i pass the test then its mean i graduated and just waiting for a graduation ceremonial in july.
The only question is, what would i do after i graduate. Its confusing and scary at the same time haha i never have an actual job before and this is it, the real life. For almost 18 years just listening teacher teaches me lot of thing, now its time to move on a new life.
I just applied for couple jobs application before i write this post but the willingness to be a business starter is always comes into my mind. I dont know if i can work with a company especially if the work environment is not comfortable. All of idea about reality show, games show, and fiction also unclearly being develop. I have no close connection to the production house, even i'm sure the idea is great, but i dont want to end up just wondering the idea being develop and do nothing.
My plan right now is applying for the job and asking procedure and opportunity to the production house, what comes first is what i'm going to get.
Diposting oleh Boris di 19.12 2 komentar
Tribute To Aceh Victims
I'm watching Metro TV's 'Kick Andy' when i write this and feel really bad about the kid that been interviewed. Most of them lost their parents when tsunami hit Aceh and now they have to live alone, living with their grandparents, or living in the dorm. I can't imagine myself can be that tough after just 3 years. I can't imagine losing everything, house, school, neighborhood, parents, friends, family, material things, how can they live ?
I can still remember 3 years ago when tsunami hit Sumatera, everyday tears and sad story hang all over the media. It needs more than a month to made me and i'm sure all indonesian back into normal condition. It's impossible if you're not crying on that kind of moment. Almost everytime i watched the news, my eyes were wet and it hit me on chest, the one i still remember clearly was when Najwa Shihab – Metro TV News Anchorwoman - crying all over the telephone reporting that she just met a boy who cried and sat beside his both parent deadbodies. When she and other volunteers ask the boy to go with them, he just answered that he will be waiting his both parent to wake up so they can go together. She reported the news in crying and it made me broke, made me cry.
And tonight watching them told their story to Mr. Andy made me touched again...hoping it never happen again anywhere !
Ps : Sorry if my english is bad wkakaka. Its my mistake hating my english tutor and not obeying him to learn more often.....
Diposting oleh Boris di 19.00 0 komentar
Rabu, Desember 26, 2007
Nama gue BORIS
Waktu gue lagi nulis ini kebetulan lagi nonton Catatan Akhir Sekolah di tv dan mendengar bahwa sang Kepala Sekolah bernama BORIS. Ha..ha...gue jarang banget ketemu orang bernama BORIS secara tuh nama bukan nama pasaran at least di Indonesia, kalo di Rusia gue yakin tuh nama pasaran banget wkaka..
Personally, gue nggak pernah nemu seorangpun dalam hidup gue yang bernama sama ama gue. Yang gue tahu bernama Boris cuma Boris Becker, Boris Yeltsin, Boris Pasternak, dan juga Boris Gerombolan Siberat musuhnya Mickey Mouse hehehe.lalu juga ada beberapa nama yang muncul di credit title..dan sepanjang hidup gue, nggak jarang juga setiap orang yang kenalan ama gue, at least harus gue ucapkan nama gue 2 kali sebelum orang itu nyadar kalo nama gue BORIS.
Gue nggak pernah nanya napa bonyok gue menamakan gue BORIS, tapi pastinya terinspirasi dengan Boris Becker karena adik cewek gue dinamakan STEFFI, yeah STEFFI GRAF hahaha...agak nggak kreatif sih tapi gue bersyukur punya nama itu, nggak pasaran...kekurangannya orang selalu mengasosiasikan gue dengan Boris Becker, Boris Yeltsin, dan Boris Gerombolan Siberat. Tapi dulu guru Bahasa Indonesia gue waktu SMU selalu panggil gue dengan nama Boris Pasternak, sastrawan asal Rusia, yang mungkin idolanya.....hehe
Diposting oleh Boris di 19.38 2 komentar
[REVIEW] 流金歲月 - Kasih Sepanjang Masa
Kemaren tanggal 24 Desember serial Da Ai “Seputih Cahaya Rembulan” yang pernah gue review disini berakhir setelah 66 Episode dan mulai dari kemaren tanggal 25 Desember, ada serial beru berjudul “Kasih Sepanjang Masa” dan ternyata 15 menit pertama serial ini aja udah buat orang terharu. Gila banget dan first impression di episode 1 ini sangat-sangat bagus.
Ceritanya sepasang suami istri punya 2 orang anak cewek dan seperti biasa, setiap keluarga chinese jaman dulu selalu menomor-satukan yang namanya anak cowok. Begitu juga nenek buyut di keluarga ini selalu berharap dapetin anak cowok. Pas hamil lagi, si nenek udah yakin banget tuh anak bakalan cowok dan udah siap-siapin Ayam Wijen (mungkin tradisi orang hokkien, i dont know). Sampe akhirnya ternyata waktu melahirkan anaknya cewek lagi, lalu si nenek mulailah memarahi si menantu karena nggak bisa melahirkan anak cowok, dibilang nggak berguna, sampah. Lalu apa yang terjadi dengan Ayam Wijen ? Si nenek gak jadi buat Ayam Wijen + Nasi karena yang lahir cewek, jadinya cuma dimasakin Ubi. Can u imagine that ? Ayam untuk cowok dan Ubi untuk cewek !!?!
Karena merasa gak ada harapan, si nenek menyuruh cucunya untuk kembali menikahi cewek lain supaya bisa melahirkan anak cowok. Jelas si cucu menolak kawin lagi, katanya “Punya banyak sapi nggak bisa makan, punya banyak istri gak bisa tidur“ wkakaka...Dan didengar oleh si istri, si istri yang udah desperate menyuruh si suami untuk menikah lagi, tapi tetep aja si suami menolak, dan karena itulah si istri mutusin untuk kabur dari rumah supaya si suami mau kawin lagi dan pastinya dia gak tahan karena tiap hari disentimenin ama neneknya.
Yang membuat terharu adalah cara sutradara ama penulis skenarionya eksekusi terutama kedua anak ceweknya itu. Seperti diawal-awal, si anak membawakan makanan untuk kedua orang tuanya sayur + telor mata sapi. Jaman dulu telor itu mewah banget jadi jarang-jarang ada telor goreng dan si kedua anak itu sangat pengen banget makan telor goreng. Tapi karena nggak ada telor mereka hanya bisa lihatin kedua orang tua mereka berbagi 1 telor goreng. Tapi karena gak tega juga telor kuning goreng dibagi si ibu kepada kedua anaknya, inget kuning telurnya doang dibagi 3. Ooh...
Sementara cuma sampai disitu ceritanya, baru episode 1 tapi udah dalem banget, gak tau deh kelanjutannya gimana moga makin bagus...Da Ai rock !
Kasih Sepanjang Masa
Premiere - 8pm
Rerun - 11pm, 8am, 12 am, 5pm
Da Ai TV
Jakarta 59 UHF
Medan 51 UHF
Diposting oleh Boris di 19.29 2 komentar
Enaknya liburan
Wah enaknya liburan, gue nggak lagi mau denger kata-kata SKRIPSI sampe tanggal 1, nulis kata itu aja udah buat gue emosi, untung udah jadi softcover ke dosen dan udah tinggal direvisi kalo ada yang salah, programnya tinggal dikit lagi. Untung sih jadi seminggu ini gue bisa menenangkan diri lepas dari pikiran tentang skripsi itu.
Diposting oleh Boris di 18.14 0 komentar
Senin, Desember 24, 2007
Christ and I
Gue bukan lahir dari keluarga Kristen, walaupun bukan juga keluarga Budha yang sering ke Wihara, keluarga gue dulu cuma sembahyang di waktu-waktu tertentu aja kaya pengen menjelang imlek, ceng beng, malam imlek, ya cuma di hari-hari itu aja, kadang nyokap gue ikut kebaktian di wihara tapi bukan ke tepekong konghucu, yayasan budah dari taiwan tepatnya tapi gue gak tahu jelasnya.
Nah dari kecil gue masuk sekolah kristen, sd-smp, lalu mulai ke gereja sejak gue smp -an lalu dibaptis waktu gue SMP kelas 2. Waktu itu gue aktif digereja lumayanlah, tapi waktu itu sebenernya i just want to be an ordinary people, tapi karena gereja itu kecil gue juga jadi pelayanan walau gue bener-bener ga siap. Akhirnya itu buat gue agak tertekan + ada beberapa kejadian yang buat gue kecewa dengan kebijakan gereja (most of church in Jakarta esp.) yang berbeda dengan prinsip gue sendiri, akhirnya gue gak lagi kegereja sejak gue SMU kelas 2. Mungkin kesannya gue rebellion, ato kadang ada ucapan dari orang terutama temen-temen kecil gue itu yang religion sidenya masih kuat, kaya “lo kristen ?“, “gereja mana ?”, “napa gak ke gereja ?” man please, itu nunjukkin seolah-olah gue bukan lagi seorang Kristen yang baik kalo gue nggak ke gereja. Tapi daripada gue makan hati sendiri melihat prinsip berbeda itu, gue berpikir its better for me to pray to GOD on my own way. Lagian nggak ada urusannya juga cara gue beribadah dengan orang-orang lain, hanya Tuhan yang tahu. Emang gue bukan orang super religius, tapi gue juga bukan orang yang gak inget Tuhan. Gue jalanin hidup sewajarnya, gak berlebihan tapi tetep akan berada di jalanNya.
Gue emang nggak perlu cerita mengapa gue kecewa dengan kebanyakan gereja, beberapa diantaranya gue lihat sendiri. Apalagi belakangan ada ribut-ribut tentang sebuah gereja inisial H**P. I just thinking apa yang dirasakan Tuhan diatas sana melihat anak-anakNya dibawah sini. Gue bukannya sok suci dan mungkin agak sedikit perfectionist, tapi daripada gue akhirnya capek hati dan kesel sendiri, its better for me to do it my way, gue idealis ? yeah gue idealis, dan urusan gue ama Tuhan biar aja Tuhan sendiri yang tahu.
Am i happy now ? Yeah i am, Tuhan udah berikan hidup yang sesuai banget dengan jalan yang bener. Dia kasih gue sesuatu tepat pada waktunya. Gue sekarang jadi lebih terbuka terhadap kepercayaan orang lain, terbuka terhadap dunia n masalahnya, terbuka ama orang-orang yang dianggap nggak bener, diajar lebih mengerti akan segala masalah di dunia ini sama Tuhan, its all wonderfull, better life daripada dulu gue tiap minggu ke gereja, emang gue nggak lagi denger khotbah dari pendeta setiap minggu, tapi SETIAP HARI gue diberi pelajaran hidup oleh Tuhan melalui apa aja yang ada disekeliling gue. Setiap kali ada suatu hal baru gue selalu diajak untuk mengerti tentang hal itu. Gue nggak akan minta banyak ama Tuhan, cuma mau Tuhan kasih hidup yang terbaik aja buat gue sesuai talenta yang udah dikasih olehnya apapun jalannya nanti, terserah sama Tuhan, karena selama ini gue nggak pernah nyesal dengan apa yang udah dikasih ama Tuhan.
Happy Birthday Jesus !
Diposting oleh Boris di 08.05 2 komentar
Old Friends
Weekend minggu kemaren waktu gue menghadiri pernikahan teman gue, seperti biasa the gang alias teman-teman sekelas gue dulu pasti ngumpul dan gak abis-abisnya ngobrol, kalo tuh gedung buka 24 jam dan pengantinnya juga udah gak siap-siap mau pulang, mungkin juga kita gak pulang, paraah. Tapi apa boleh buat, sebenernya hubungan kita semua cukup unik, gue yakin nggak banyak orang di dunia yang bisa kaya kita. Kebanyakan dari kita udah bertemen dari sejak TK sampe sekarang dan sekelas dari TK sampe SMP, 12 tahun dikelas yang sama, 12 tahun ketemu tiap hari, sampe udah tahu luar dalemnya masing-masing.
Alkisah dulu kita semua sekolah di sekolah bernama JOY (Jesus Of Yours – kata guru les bahasa inggris gue dulu singkatannya keren, tapi buat gue ehm..ehm..ehm...),sekolah kecil dibilangan Jembatan Item, sekolahnya kecil 1 kelas isinya paling banyak 30 itu juga jarang, alhasil kita selama 12 tahun selalu berada di kelas yang sama dari TK sampe SMP. Ha...ha...kalo inget dulu sih cukup madesu tapi sekarang gue malahan cukup bersyukur bisa sekolah disana walau agak sengsara happy ending lah ceritanya.
Setelah 5 tahun gak ketemuan, taon lalu kita mengadakan gathering kumpul lagi dan we all very excited (nggak semua juga sih), beberapa hal berubah tapi kebanyakan masih tetep. Selain ada beberapa yang udah punya momongan, bentuk tubuh dan wajah yang berubah sehingga tak dikenali, yang dulu culun (tunjuk diri sendiri :) ) makin culun hahah....nggak lah - sedikit demi sedikit berubah, tapi masih banyak juga hal-hal dasar yang nggak berubah, yang bawel tetep bawel, yang iseng tetep iseng, yang songong tetep songong hahah
Tapi ada sesuatu hal yang menarik untuk dilihat (udah kaya analisis pasar modal aja), gue merasa ada beberapa orang yang ga pernah ikut, dari sejak pertama kali gathering sampe terakhir kemaren, orang yang dateng pasti itu-itu lagi dan jumlahnya gak lebih dari 20 orang padahal kalo mau ditotal jumlahnya bisa 30 an lebih. Setiap kali kita bertemu selalu menanyakan kemana si A, si B, si C tapi akhirnya gue mengambil kesimpulan bahwa alasan si A untuk gak bisa dateng bukanlah karena kesibukannya tapi karena memang mereka mungkin sungkan untuk kumpul bareng kita.
Beberapa hal mungkin udah banyak berubah, into better, into worse, kita gak tahu banyak tentang hidup kalian, tapi apapun itu, siapapun lo sekarang, we always welcome you guys.
Harapan gue cuma kita semua bisa kumpul bareng sampe tua hahaha....bercerita hal-hal bodoh sewaktu masih SD hehehe...one day gue akan posting foto-foto semasa TK dan SD, obsesi gue sekarang hehehe ngumpulin foto-foto kita dari mereka, tiap kali gue lihat foto kita masih kecil gue jadi cengengesan sendiri hihihi.
btw selamat untuk Lanty and Alex, moga cepet dapet momongan ya Lan :)
Diposting oleh Boris di 07.49 0 komentar
Minggu, Desember 23, 2007
Bargaining Power Pembuat Kue
Dari sejak masuk Binus sampe sekarang udah mau lulus, kata-kata Bargaining Power ama Competitive Advantage selalu diajarin sampe-sampe kadang ngerasa tuh 2 kata dicuci ke otak gue hahaha...Tapi tadi waktu lagi mandi (yeah emang gue kadang suka mikirin bisnis kalo lagi mandi haha) gue jadi teringat betapa pentingnya bargaining power itu. Kalo kita sebagai penjual/produsen punya bargaining power yang tinggi, maka siapapun bakalan cari produk kita (ya iyalah..kemana aja lo bor baru sadar) yeah gue udah sadar itu dari dulu tapi pengertiannya lebih dalem karena gue inget pembicaraan gue, nyokap, bokap dan kuku gue kemaren siang tentang balada hubungan si penjual dan pembuat kue di pasar pejagalan.
Jadi pasar pejagalan itu ada yang didalam bangunan dan ada yang diluar, didalam konon katanya (kaya lagunya Alam wkaka) para penjual kuenya sepakat untuk tidak menjual kue yang dijual oleh penjual lain, dalam kata lain 1 jenis kue dari 1 pembuat kue hanya boleh dititipin ke 1 orang penjual dan gak boleh dijual ke penjual lainnya. Nah gue mulai pikir tuh penjual bargaining powernya gede banget sampe bisa kaya gitu, coba kalo kuenya terkenal dan enak, apakah tuh penjual bisa kaya gitu ? Perumpamannya kaya gini :
Skenario 1 : Bargaining Power di Penjual
Pembuat : Eh, ci gimana jualannya laku ?
Penjual : Oh...lumayanlah
Pembuat : Eh..tau gak sih, si nci itu bla...bla...
Penjual : Ah ? Masa sih ? iih..gak nyangka
LHO KOK JADI GOSIP, biasa ibu-ibu sebelum jualan gosip dulu wkakaka, jayus ya
Pembuat : Gue mau coba nitip kue di tempat lo ya bisa gak, ya baru mau coba bikin sih
Penjual : Oh...bisa tapi lo jangan nitip di tempat lain juga ya
Pembuat : Lho..knapa ?
Penjual : Ya...kalo gitu nanti pada beli ditempat orang lain nggak ditempat gue
Pembuat : Ooh..gitu ya, ya udah deh
Skenario 2 : Bargaining Power di Pembuat
Pembuat : Wah...banyak nih yang beli
Penjual : Iya
Pembuat : Eh...ternyata si itu begitu lo...
Penjual : Ah...basi lo itu mah gue udah tau dari dulu...sama si itu kan ?
Pembuat : bukan ama yang lain
Penjual : Ah masa sih ? Ceritain dong
TETEP GOSIP JUGA
Pembuat : Eh. Ngomong-ngomong gue nitip kue di tempat lo ya bisa gak ?
Penjual : Oh...ok
Pembuat : Tapi gue juga nitip di tempat lain lo nggak cuma di lo doank
Penjual : Wah...janganlah kalo gitu
Pembuat : Ya terserah sih, kalo lo gak mau, lo kan tahu kue gue enak (SOMBONGNYA)
Penjual : Ya udahlah kalo gitu gapapa
Nah dari 2 cerita gak jelas diatas bisa dilihat bahwa kalo mau bargaining power yang kuat maka kita harus menyebarkan gosip yang baru dan fresh ke penjual buat sebuah barang yang punya nilai lebih, berkualitas yang membuat si pembeli ato reseller itu jadi gak ada pilihan lain kecuali beli barang kita. Toh ternyata bener pemikiran gue, ternyata ada 1-2 pembuat kue yang dengan berhasil mensupply kue ke banyak penjual ya karena itu kuenya enak dan berkualitas.
Kesimpulannya, one day kalo impian gue itu berhasil, prinsip si pembuat kue dan si penjual kue akan gue inget terus yaitu menyebarkan gosip hahaha.
Diposting oleh Boris di 14.02 0 komentar
Museum Rekor Indonesia
Hari ini di Kompas ada sebuah iklan kecil yang mengatakan bahwa sebuah kawasan mixed use di Jakarta mendapatkan rekor MURI. Waktu gue lihat judulnya pikiran gue udah terbayang tuh kawasan dapet MURI karena dulu katanya disana akan dibangun gedung tertinggi di Indonesia (bukan, bukan Menara Jakarta), inisialnya RE.
TAPI ternyata gue salah, tuh kawasan mendapatkan MURI karena berhasil membuat maket kawasan dengan ukuran terbesar di Indonesia. Gubraak....cuma maket doang. PENTING BANGET.
Jadi inget gue dengan sebuah toko pisang goreng dideket binus tepatnya disebelum lampu merah persimpangan batu sari. Di depan tokonya ada banner gede gambar pisang goreng, nama tokonya, PLUS sebuah gambar penghargaan MURI. Dari dalem mobil gue perhatiin kira-kira dapet penghargan apa, ternyata saudara-saudara....”TOKO GORENG PISANG DENGAN OUTLET TERBANYAK SEBANYAK 30” Bah.....
Lalu gue juga jadi inget dengan sebuah film yang mendapatkan penghargaan serupa bulan lalu yaitu FILM PERTAMA YANG DIPUTAR DIDALAM KOLAM RENANG. Jadi tuh produser punya ide 'brilian' untuk mengosongkan sebuah kolam renang (kolamnya yang dikosongin) di Jakarta, lalu semua undangan + aktor-aktrisnya duduk didalam kolam renang itu lalu filmnya di putar pake LCD Projector. Penting abis dan brilian pula. Kata panitian MURI-nya ini pertama kalinya ada event unik kaya gitu jadi dikasihlah piagam MURI-nya.
Belum lagi ada tumpeng terbesar, sumpit terbesar, angpao terbesar, kue terpanjang, kue tart tertinggi, santa clause didalam air, pembakaran sate terpanjang, ketupat terbesar, sikat gigi dengan jumlah peserta paling banyak, main flute dengan jumlah peserta paling banyak, pembacaan puisi secara bersama-sama paling banyak, dan masih segunung rekor yang PENTING ABIS.
Gue jadi mikir, sebenernya yang salah MURI-nya ato si pembuat rekor. Karena prinsip MURI kan memberikan piagam kepada yang Paling Besar, Paling Tinggi, Paling Pertama, dan paling-paling lainnya. Dan sebenernya ga beda jauh ama Guiness Book.
Misalnya, Orang Indonesia pertama yang ke bulan, Film pertama yang menjadi nominasi Foreign Language Academy Award, Orang paling tinggi di Indonesia, Membuat menara kartu paling tinggi, dll. Itu harapan MURI gue rasa ada rekor-rekor kaya gitu. Tapi apa boleh buat yang namanya orang Indonesia kan pinter-pinter daripada susah bikin rekor yang perlu usaha gede, ini cukup dengan mengumpulkan anak-anak SD, si produsen pasta gigi kasih 1 sikat gigi + odol udah deh dapet rekor dari MURI sebagai Penyelenggara Sikat gigi dengan jumlah peserta terbanyak. Nggak bisa salahin MURI juga karena dia nggak bisa nyalahin prinsipnya sendiri. Whoph...Indonesiaku.
Nb : Kira-kira gue bisa mendaftarkan diri untuk rekor apa ya ? Nanti kalo udah kepikiran gue posting deh hahaha....
Diposting oleh Boris di 13.56 0 komentar